Just another free Blogger theme

Total Tayangan Halaman

Selamat Datang di Blog TPP Kecamatan Matangkuli.

25 Okt 2025

 

Pak Yandri Susanto, Sosok di Balik Menguatnya Desa: Cerita dari Tahun Pertama Kabinet Prabowo

Desa kini bukan lagi sekadar entitas administratif di pinggiran, melainkan pusat kehidupan dan pertumbuhan ekonomi yang menjadi tumpuan masa depan Indonesia. Di balik geliat pembangunan itu, nama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi — Yandri Susanto — mencuri perhatian publik. Dalam survei nasional yang dilakukan oleh Prolog Survei Center, Yandri berhasil menembus tiga besar menteri dengan kinerja terbaik pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Survei yang dilakukan pada pertengahan Oktober 2025 itu melibatkan 1.600 responden dari 38 provinsi. Dengan tingkat kepercayaan 95%, hasilnya menunjukkan hal menarik: masyarakat melihat bahwa kebijakan Kemendes PDTT di bawah Yandri bukan hanya efektif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata warga desa.

Tiga nama teratas dalam survei itu adalah :

  • Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan) dengan tingkat kepuasan publik 79,4%, 
  • Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) 78,9%, dan 
  • Yandri Susanto di posisi ketiga dengan 78,6%. 

Sebuah capaian luar biasa untuk kementerian yang bekerja langsung di akar rumput.

Bagi para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, capaian ini bukan sekadar berita di tingkat nasional — tetapi sumber semangat. Sebab, di lapangan merekalah kebijakan itu diwujudkan.

Pendamping desa menjadi jembatan antara kebijakan kementerian dan kebutuhan nyata masyarakat. Mereka memastikan program seperti ketahanan pangan, penguatan BUMDes, dan pengelolaan dana desa berjalan sesuai prinsip transparansi dan keberlanjutan.

Keberhasilan Pak Yandri Susanto menempati tiga besar menteri terbaik bukan hanya soal reputasi pribadi, melainkan cerminan kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan desa. Desa kini menjadi pusat inovasi, bukan sekadar penerima kebijakan.

Bagi para pendamping desa di seluruh Indonesia — termasuk di Kecamatan Matangkuli — capaian ini adalah pengingat bahwa setiap program, laporan, dan langkah kecil di lapangan memiliki makna besar dalam perjalanan bangsa.

Karena pada akhirnya, keberhasilan membangun negeri dimulai dari keberdayaan di desa. Dan di sanalah, semangat kerja keras, inovasi, dan gotong royong terus hidup — dari para pendamping hingga ke tangan masyarakat yang membangun masa depannya sendiri.



2 komentar: