![]() |
| Dok TPP Matangkuli : Kondisi Banjir di Gampong Pante Pirak |
Sebanyak 13 Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kecamatan Matangkuli turut merasakan langsung dampak banjir besar yang melanda Aceh pada 26 November 2025. Meskipun tidak ada korban jiwa, seluruh rumah para TPP tersebut terendam air, menyebabkan kerusakan pada perabotan, dokumen pribadi, dan berbagai perlengkapan kerja yang selama ini mereka gunakan untuk mendampingi desa.
Banjir yang terjadi kali ini memiliki tinggi genangan yang beragam di wilayah Matangkuli, mulai dari selutut hingga mencapai dada orang dewasa di beberapa titik. Para TPP yang terdampak tetap berusaha menjalankan tugas pendampingan, namun harus menghadapi keterbatasan akses, listrik padam, serta kondisi jalan yang tidak bisa dilalui.
Konteks Umum Banjir Aceh, November 2025
Secara umum, banjir yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh pada akhir November 2025 dipicu oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Beberapa sungai utama di Aceh—termasuk Krueng Pase, Krueng Keureuto, dan Krueng Peusangan—meluap dan menggenangi permukiman, lahan pertanian, serta fasilitas publik.
Beberapa poin penting dampak banjir Aceh secara umum:
-
Ribuan keluarga mengungsi, terutama di wilayah Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Timur.
-
Fasilitas publik seperti sekolah, meunasah, dan puskesmas ikut terendam.
-
Akses transportasi terputus di banyak titik akibat tingginya genangan di ruas-ruas utama.
-
Lahan pertanian masyarakat, termasuk sawah dan kebun, mengalami kerusakan yang cukup signifikan.
-
Pemerintah daerah bersama BPBD telah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa logistik, tenda, serta layanan kesehatan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar